<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692</id><updated>2012-01-05T06:27:06.659-08:00</updated><category term='main dam'/><category term='Sekolah Alam Ciliwung'/><category term='cover dam'/><category term='cascade'/><category term='kolam waduk'/><category term='komunitas ciliwung condet'/><category term='RTB'/><category term='Sipil'/><category term='UI'/><category term='Prof. Van Blommestein'/><category term='morning glory'/><category term='Komunikasi'/><category term='hari bumi sedunia'/><category term='menara pelimpah'/><category term='Ikhlas'/><category term='pencemaran lingkungan'/><category term='firdaus ali'/><category term='operasi bersih sungai ciliwung'/><category term='sampah'/><category term='Beastudi Etos'/><category term='Organisasi'/><category term='PhD'/><category term='Bendungan'/><category term='film lingkungan'/><category term='Jangan mengharapkan imbalan'/><category term='Ir. H. Djuanda'/><category term='saddle dam'/><title type='text'>ma'ruffi kurnia</title><subtitle type='html'>berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi pandangan, semoga menginspirasi teman-teman</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>19</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-8499672875317547671</id><published>2011-05-25T10:04:00.000-07:00</published><updated>2011-05-25T10:14:18.843-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Organisasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Komunikasi'/><title type='text'>Komunikasi Efektif : Aspek Penting dalam Sebuah Organisasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-zzh0FANCEiA/Td04Wf0IEKI/AAAAAAAAAFs/7R05J00bo_E/s1600/Communication.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 144px; height: 144px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-zzh0FANCEiA/Td04Wf0IEKI/AAAAAAAAAFs/7R05J00bo_E/s320/Communication.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5610702669921915042" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Komunikasi merupakan aspek yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan  sehari-hari. Apalagi kita sebagai makhluk sosial, dalam menjalani  kehidupan sehari-hari pasti menyentuh komunikasi. Terlebih lagi bagi  kita yang beroganisasi. Seperti judulnya, tulisan ini mencoba menyoroti  komunikasi dalam suatu organisasi.  Tulisan ini ditujukan untuk berbagi  pemikiran.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote style="font-style: italic;"&gt;Komunikasi adalah proses  penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberitahu,  mengubah sikap, pendapat atau perilaku, baik secara lisan (langsung)  ataupun tidak langsung (melalui media). (Onong Cahyana Effendi)&lt;/blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam  organisasi, komunikasi selalu digunakan misalnya untuk memberitahu  informasi terkini, menyampaikan pendapat atau sanggahan saat rapat,  mengirimkan &lt;em&gt;short message service&lt;/em&gt; berisi undangan rapat dan  sebagainya. Baiklah, saya mencoba menarik benang merah, kaitan antara  komunikasi efektif dengan pencapaian visi dan misi sebuah organisasi.  Sebelumnya, saya mencoba mendefinisikan frase komunikasi efektif yang  ada di otak saya. Komunikasi efektif adalah proses komunikasi yang  kritis konstruktif, detail dan tepat sasaran. Sedangkan menurut Aribowo  Prijosaksono dan Ping Hartono dalam bukunya &lt;em&gt;Make Yourself A Leader&lt;/em&gt;,  yang dimaksudkan komunikasi efektif adalah komunikasi yang memenuhi  nilai REACH (Respect – Empathy – Audible – Clarity – Humble). &lt;em&gt;Respect&lt;/em&gt; berarti saling menghormati dan menghargai. &lt;em&gt;Empathy&lt;/em&gt; berarti mampu menempatkan diri sesuai kondisi. &lt;em&gt;Audible&lt;/em&gt; berarti pesan dapat diterima. &lt;em&gt;Clarity&lt;/em&gt; berarti pesan jelas (tidak multitafsir). &lt;em&gt;Humble&lt;/em&gt;  berarti rendah hati. Komunikasi efektif akan membuat perencanaan  strategi atau program kerja menjadi detail dan dimengerti oleh seluruh  pihak yang akan menjalankannya. Komunikasi efektif akan membuat  pelaksanaan berhasil sesuai dengan perencanaan (bisa rencana A atau  rencana B, dst). Keberhasilan strategi atau program kerja secara kontinu  akan membawa kita pada kesuksesan pencapaian visi dan misi organisasi.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekarang mari kita lihat sedikit faktanya, pernah ada teman yang berkata kepada saya,&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“gw  ga ngerti deh sama si xxx (nama disamarkan, hehe), disms ga dibales, di  telepon ga diangkat, padahal penting terkait program kerja xxx!”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;mungkin  ini sering terjadi di sekitar temen-temen. Mungkin temen-temen adalah  korban. Mungkin temen-temen adalah tersangka. Percayalah komunikasi  semacam ini tidak baik. Mari kita lihat fakta lain, pernah ada teman  yang bercerita bahwa dia telah menunggu sekian jam untuk membahas  program kerja bersama &lt;em&gt;partner&lt;/em&gt;nya. Dia rela meninggalkan kuliahnya demi pertemuan tersebut. Namun, diluar dugaan, pertemuannya batal karena &lt;em&gt;partner&lt;/em&gt;nya  tidak hadir dan tidak memberi kabar, dihubungi pun sulit. Sungguh, ini  menzalimi saudaranya. Percayalah komunikasi semacam ini (juga) tidak  baik. Atau mungkin teman-teman pernah mengalami yang lebih ekstrim lagi  misal gagal (tidak sempurna) menjalankan program kerja unggulan karena  miskomunikasi, gagal bertemu pihak dekanat/rektorat karena  miskomunikasi, gagal mendapatkan sponsor karena miskomunikasi, gagal  merencanakan teknis program kerja karena memaksakan pendapat pribadi,  gagal menjalankan program kerja karena saling mengandalkan dan lain  sebagainya. Memang masalahnya (red – miskomunikasi) terlihat sederhana  tetapi dampak negatifnya besar. Bahkan mungkin bisa menimbulkan  ketidakpercayaan seseorang terhadap kita karena kita sering ingkar  janji. Ketidakpercayaan ini akan meretakkan interaksi dalam organisasi.  Pada akhirnya, berdampak pada pencapaian organisasi tersebut karena  kegagalan-kegagalan kecil yang terjadi selama masa kepengurusan. Memang  benang merahnya panjang dan ada faktor selain komunikasi. Akan tetapi,  menurut saya perlu direnungkan kalimat berikut, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;aspek komunikasi menentukan sukses tidaknya pencapaian visi dan misi organisasi&lt;/strong&gt;.&lt;/em&gt;  Tentunya melalui komunikasi yang efektif seperti disebutkan di atas.  Sekarang, bisa dihitung masih awal kepengurusan, momen yang tepat bagi  setiap ketua organisasi kampus untuk mengingatkan anggotanya untuk  berkomunikasi secara efektif supaya kerja selama setahun bisa optimal.  Baiklah. Sekian hipotesa dari saya, semoga bermanfaat.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-8499672875317547671?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/8499672875317547671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2011/05/komunikasi-efektif-aspek-penting-dalam.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8499672875317547671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8499672875317547671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2011/05/komunikasi-efektif-aspek-penting-dalam.html' title='Komunikasi Efektif : Aspek Penting dalam Sebuah Organisasi'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-zzh0FANCEiA/Td04Wf0IEKI/AAAAAAAAAFs/7R05J00bo_E/s72-c/Communication.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-7379737349120214028</id><published>2010-10-30T03:56:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T04:37:18.813-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='saddle dam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='main dam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cover dam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='menara pelimpah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kolam waduk'/><title type='text'>Ekskursi ke Bendungan Ir. H. Djuanda [part 3]</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bangunan Air di bendungan Ir. H. Djuanda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; "&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di waduk jatiluhur, terdapat beberapa bangunan air memiliki fungsi tersendiri antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;1.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bendungan Utama (&lt;i&gt;main dam&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMwBoJkCUQI/AAAAAAAAAFQ/N1HsL85P-xA/s320/DSCN3601.JPG" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533799831404957954" /&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; "&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bendungan utama menggunakan jenis urugan batu (&lt;i&gt;rockfill&lt;/i&gt;) dengan inti tanah liat miring (&lt;i&gt;inclined clay core&lt;/i&gt;). Inti miring ini disebabkan karena jumlah bahan yang jarang dan fungsinya sebagai pembias rembesan agar tidak menyebabkan &lt;i&gt;piping&lt;/i&gt;. Piping adalah istilah untuk kegagalan yang disebabkan oleh rembesan air waduk yang menggerus urugan tan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: georgia; font-size: small; "&gt;ah pada bendung. Inti tanah liat miring membuat &lt;i&gt;preatik line&lt;/i&gt; jatuh pada kaki bendungan. Hal inilah yang mencegah terjadinya &lt;i&gt;piping&lt;/i&gt;. Namun, inti tanah liat miring ini juga menimbulkan dampak negatif berupa retakan memanjang meski tidak terlalu menjadi masalah. Bendung utama memiliki tinggi 100 m dan panjang 1220 m. Elevasi puncak bendungan berada pada 114.5 m di atas permukaan air laut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;2.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Menara Pelimpah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMwB-fm9AnI/AAAAAAAAAFY/rRjFImmXZW0/s320/DSCN3612.JPG" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533800215279895154" /&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; "&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Menara ini tipe &lt;i&gt;morning glory&lt;/i&gt;, berfungsi sebagai bangunan pelimpah, pembangkit tenaga listrik dan pengaturan air ke bagian hilir. Menara pelimpah berbentuk silinder dengan diameter 90 m dan tinggi 110 m. Elevasi puncak pelimpah berada pada 107 m di atas permukaan air laut dengan kapasitas pelimpah mencapai 3000 m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt; per detik. Di dasar menara terdapat, 2 buah &lt;i&gt;hollow jet&lt;/i&gt; yang berfungsi untuk mencegah air masuk ke menara melalui puncak pelimpah. Kapasitas hollow jet masing-masing 270 m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt; per detik. Di bawah &lt;i&gt;hollow jet&lt;/i&gt;, terdapat enam buah turbin berdaya masing-masing 31 MW untuk menghasilkan listrik. Penggunaanya tergantung kondisi turbin, kadang digunakan bersama-sama maupun sebagian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;3.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tanggul-tanggul Penutup (&lt;i&gt;saddle dam&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; "&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tanggul penutup berfungsi untuk membatasi air agar tidak keluar dari waduk. Sekaligus berfungsi sebagai pelimpah pembantu jika terjadi kegagalan di waduk saguling dan/atau cirata. Itu untuk menghindari &lt;i&gt;overtoping&lt;/i&gt; akibat kelebihan debit air. Di waduk jatiluhur terdapat empat buah tanggul penutup yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -14.7pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pasir Gombong Barat, sepanjang 1,950 m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Pasir Gombong Timur, sepanjang 400 m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ciganea, sepanjang 330 m, dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ubrug, sepanjang 550 m, yang dilengkapi dengan pelimpah pembantu/darurat (&lt;i&gt;auxiliary/emergency spillway&lt;/i&gt;) berkapasitas 2000 m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt; per detik. Namun, pelimpah pembantu ini tidak berfungsi karena keempat pintunya ditutup oleh beton bertulang. Itu disebabkan karena minimnya dana untuk membeli pintu yang harganya mahal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;4.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kolam Waduk&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; "&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kolam waduk memiliki luas ± 83 km&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt; pada TMA +107 dpl dan memiliki kapasitas tampungan 3 milyar m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. Seiring waktu berjalan, waduk jatiluhur mengalami pengendapan. Hingga detik ini, terhitung bahwa jumlah endapan sebesar 500 juta m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;. Sehingga tersisa 2.5 &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;milyar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;m&lt;sup&gt;3&lt;/sup&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; text-indent: -21.3pt; line-height: 150%; "&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;5.&lt;span style="font:7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Cover Dam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-top: 0in; margin-right: 0in; margin-left: 21.3pt; margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: 150%; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Cover dam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN" style="line-height: 150%; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; berfungsi untuk mengalihkan sementara aliran sungai. Ini didirikan sebelum pembangunan bendungan Djuanda dimulai. Saat aliran dimana bendungan Djuanda akan didirikan telah kering maka saat itu pula bendungan mulai dibangun. Sekarang, &lt;i&gt;cover dam&lt;/i&gt; tidak terlihat lagi karena tertutup oleh elevasi air waduk. Letaknya persis di sebelah menara ke arah udik.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 12pt; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-7379737349120214028?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/7379737349120214028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2010/10/ekskursi-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/7379737349120214028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/7379737349120214028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2010/10/ekskursi-ke.html' title='Ekskursi ke Bendungan Ir. H. Djuanda [part 3]'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMwBoJkCUQI/AAAAAAAAAFQ/N1HsL85P-xA/s72-c/DSCN3601.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-6656274244964804964</id><published>2010-10-30T03:03:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T04:44:21.667-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jangan mengharapkan imbalan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ikhlas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sekolah Alam Ciliwung'/><title type='text'>Melakukan Kebaikan : Niat Ikhlas dan Jangan Mengharapkan Imbalan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font:major-latin;mso-hansi-theme-font:major-latin;mso-ansi-language: IN;mso-no-proof:yes"&gt;Salah satu kegiatan Temu Etos Nasional (TENs) 2008 adalah operasi bersih sungai ciliwung. Keadaan ciliwung kini sangat memprihatinkan. Badan sungai yang menyempit, kedalaman yang dangkal, banyak sampah, bahkan penyebab banjir Jakarta yan kini hampir setiap tahun, tidak lain merupakan akibat ketidakpedulian masyarakat contohnya kebiasaan membuang sampah ke sungai. Masalah itu menjadi renungan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font:major-latin;mso-hansi-theme-font:major-latin;mso-no-proof: yes"&gt;bagi&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;;mso-ascii-theme-font: major-latin;mso-hansi-theme-font:major-latin;mso-ansi-language:IN;mso-no-proof: yes"&gt; kami. Akhirnya, muncul ide untuk membuat Sekolah Alam Ciliwung (SAC). Program SAC ditujukan untuk anak Sekolah Dasar. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sungai ciliwung sejak usia dini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvwd4bKo2I/AAAAAAAAADo/Z9tCshcHrtw/s320/P4261763.JPG" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533780963307987810" /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font:major-latin;mso-hansi-theme-font:major-latin;mso-ansi-language: IN;mso-no-proof:yes"&gt;Program SAC kami daftarkan ke Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) DIKTI. Awalnya kami berlima ragu tetapi akhirnya kami menguatkan niat untuk ikut serta demi perbaikan lingkungan dan ternyata program kami lolos seleksi pendanaan. Uang sekitar 5 juta-an kami atur demi keberlangsungan program SAC. Kami bekerja sama dengan Komunitas Ciliwung Condet (KCC) yang beralamat di jalan Munggang 6, Condet. SAC mendapat sambutan positif dari KCC dan warga setempat. Mereka mengikutsertakan anaknya ke dalam program ini. Kami menghadirkan dosen Teknik Lingkungan Universitas Indonesia, pejabat pemerintahan bidang lingkungan (Kementrian Lingkungan Hidup-red) untuk memberikan materi serta berdiskusi. Peserta sangat antusias mengikutinya karena kami tidak hanya memberikan materi seperti di kelas tetapi juga menyelingi dengan games, outbond, praktek, menonton film lingkungan. Hasilnya luar biasa, mereka sangat peduli dengan lingkungan khususnya sungai ciliwung. Salah satunya terlihat saat pelatihan dimana mereka saling mengingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font:major-latin;mso-hansi-theme-font:major-latin;mso-ansi-language: IN;mso-no-proof:yes"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Cambria, serif; "&gt;Selama kurang lebih empat bulan program ini berjalan. Segenap usaha penuh perjuangan karena kami berlima termasuk aktivis kampus, diiringi niat yang tulus tanpa mengharapkan balasan, bahkan sering mengorbankan tenaga, waktu, pikiran maupun harta, apa yang kami lakukan berbuah manis yaitu kami berhak maju ke putaran final Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2009 di Malang. Sebelum itu, kami melewati proses &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;monitoring evaluation &lt;/i&gt;yang cukup menguras tenaga dan waktu karena sampai harus bergadang dua hari. Kami sangat gembira kali pertama mendengar kabar ini bahkan awalnya kami tidak percaya tetapi setelah melihat sendiri pengumumannya kami baru percaya. Luar biasa! Sungguh kami tidak menduga sama sekali. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvvObV-tMI/AAAAAAAAADg/MejYAB2Lfos/s320/di+kelas+presentasi.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5533779598291940546" /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: medium;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify;text-justify:inter-ideograph"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family:&amp;quot;Cambria&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; mso-ascii-theme-font:major-latin;mso-hansi-theme-font:major-latin;mso-ansi-language: IN;mso-no-proof:yes"&gt;Di PIMNAS XXII, kami mendapatkan kejutan kembali. Kami memperoleh medali perunggu untuk kategori PKM-Pengabdian Masyarakat. Meskipun, persiapannya sangat menekan dan terlihat pas-pasan. Namun, kami cukup berbangga, dengan niat ikhlas, usaha keras dan doa, kami mampu membuktikan bahwa kami bisa berprestasi walaupun kami adalah aktivis kampus! Saat di PIMNAS, salah seorang anggota kelompok berujar, “bener-bener dahsyat ini….saya ngga nyangka bisa sampai sejauh ini”. Perjalanan panjang ini, penuh suka, penuh duka, penuh makna, &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;kami simpulkan menjadi satu kalimat yang semoga menginspirasi teman-teman, &lt;b style="mso-bidi-font-weight:normal"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;niat ikhlas untuk berbuat baik tanpa mengharapkan imbalan diiringi usaha pantang menyerah, ikhtiar dan doa&lt;/i&gt;.&lt;/b&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-6656274244964804964?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/6656274244964804964/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2010/10/melakukan-kebaikan-niat-ikhlas-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/6656274244964804964'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/6656274244964804964'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2010/10/melakukan-kebaikan-niat-ikhlas-dan.html' title='Melakukan Kebaikan : Niat Ikhlas dan Jangan Mengharapkan Imbalan'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvwd4bKo2I/AAAAAAAAADo/Z9tCshcHrtw/s72-c/P4261763.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-3185877121740394104</id><published>2009-11-09T07:10:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:12:33.349-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='morning glory'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prof. Van Blommestein'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cascade'/><title type='text'>Ekskursi ke Bendungan Ir. H. Djuanda [part 2]</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bendungan Ir. H. Djuanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bendungan Ir. H. Djuanda atau lebih dikenal dengan sebutan waduk jatiluhur merupakan waduk yang dibuat berdasarkan potensi debit aliran sungai citarum yang mencapai rata-rata 5.5 m3 milyar per tahun dengan debit rata-rata tahunan 175 m3 per detik. Pembangunan bendungan ini dimulai pada tahun 1957 dan mulai dioperasikan pada tahun 1967. Sejak bendungan selesai, diperlukan waktu 3 tahun agar debit air di dalam waduk stabil dan bisa dimanfaatkan. Awalnya, ide bendungan berasala dari Prof. Dr. W.J. Van Blommestein (1948) yang dikaji ulang oleh Ir. Schravendijk dan Ir. Abdullah Angudi pada tahun 1950.&lt;br /&gt;Saat ini, bendungan Djuanda merupakan sebuah cascade yaitu serangkaian bendungan yang disusun seri untuk aliran sungai Citarum. Rangkaiannya adalah bendungan Saguling-bendungan Cirata-bendungan Djuanda. Bendungan Djuanda memiliki menara pelimpah tipe morning glory. Menara ini merupakan satu-satunya pelimpah di dunia yang berfungsi juga sebagai pembangkit listrik. Menaranya terbuat dari cincin beton yang dicor dari atas ke bawah. Sedangkan bagian pinggir menara menggunakan cincin beton. Di dalam morning glory terdapat unit pembangkit listrik antara lain :&lt;br /&gt;- 6 buah pintu air yang berfungsi mengalirkan air ke turbin berdaya masing-masing 31 Mega Watt.&lt;br /&gt;- 2 buah hollow jet dengan 5% bukaan dan berkapasitas 270 m3 per detik.&lt;br /&gt;Air yang berasal dari waduk diusahakan masuk ke turbin terlebih dahulu untuk dirubah menjadi energi listrik. Ada enam buah turbin, 3 diantaranya terletak di terowongan kanan, 3 lainnya di terowongan kiri. Terowongan terbentuk seperti leher angsa yang bagian hulunya lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-3185877121740394104?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/3185877121740394104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/11/ekskursi-ke-bendungan-ir-h-djuanda-part_09.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/3185877121740394104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/3185877121740394104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/11/ekskursi-ke-bendungan-ir-h-djuanda-part_09.html' title='Ekskursi ke Bendungan Ir. H. Djuanda [part 2]'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-2706786637543406370</id><published>2009-11-09T06:08:00.000-08:00</published><updated>2009-12-18T00:05:27.130-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ir. H. Djuanda'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bendungan'/><title type='text'>Ekskursi ke Bendungan Ir. H. Djuanda [part 1]</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Sys3tkyW9-I/AAAAAAAAADQ/bGEOcXHK9gA/s1600-h/DSCN3612.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Sys3tkyW9-I/AAAAAAAAADQ/bGEOcXHK9gA/s320/DSCN3612.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416484232951691234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabtu, 31 Oktober 2009, kami –mahasiswa departemen teknik sipil angkatan 2007-- bersama dengan beberapa dosen matakuliah Perancangan Infrastruktur Keairan melaksanakan ekskursi ke bendungan Ir. H. Djuanda (Jatiluhur) dan bendung Curug. Kami berkumpul di halte teknik, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, sejak pukul 06.30 WIB. Rencana pemberangkatan yang awalnya pukul 06.30 WIB tidak bisa terlaksana karena masih banyak mahasiswa yang belum hadir. Suatu hal yang memiriskan hati. Betapa tidak, generasi penerus bangsa tidak melatih dirinya untuk menjadi seorang yang disiplin. Apa jadinya bangsa ini? Kami bertolak dari UI pukul 07.10 WIB. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 180 menit. Sehingga, kami tiba di waduk jatiluhur, Purwakarta, pukul 11 kurang. Kami langsung menuju kantor pengelola waduk jatiluhur yang jaraknya sekitar 2 km dari waduk dan disambut oleh bapak pangat, bapak jainal dkk.&lt;br /&gt;Begitu sampai, kami langsung dibimbing masuk ke sebuah ruangan besar. Disitu, bapak pangat mempresentasikan mengenai waduk jatiluhur mulai dari sejarahnya hingga pengelolaannya dan dilanjutkan tanya-jawab. Di akhir presentasi, pak herr menjelaskan ulang tentang waduk jatiluhur karena melihat kami yang masih belum paham. Diawali dengan filosofi waduk hingga struktur bendungan Ir. H. Djuanda.&lt;br /&gt;Pukul 12 kurang, kami melanjutkan perjalanan ke bendungan. Cuacanya sangat panas. Kami takjub kali pertama melihat bendungan Ir. H. Djuanda. Apalagi saat melihat menara pelimpah yang ukuran diameternya 90 m dan tingginya lebih dari 100 m. Kami melihat bendungan urugan tanah yang begitu besar, membentang sepanjang 1.2 km. Ketakjuban kami semakin menjadi saat kami melihat menara pelimpah berbentuk silinder tegak dari dekat, bahkan langsung berada diatasnya. Dari puncak bendungan kami melewati jembatan besi menuju ke menara pelimpah. Kami mengelilingi menara pelimpah. Terdapat dua alat pemeliharaan menara. Angkatan kami merupakan angkatan yang tidak beruntung karena tidak bisa melihat turbin penghasil listrik secara langsung karena turbin yang berjumlah 6 buah sedang menjalani perawatan. Turbin-turbin tersebut terletak di dasar bendungan di bawah menara pelimpah.&lt;br /&gt;Perjalanan dilanjutkan menuju bendung utama curug yang terletak di sebelah utara waduk jatiluhur tepatnya di kosambi satu, Purwakarta, Tempat inilah yang membagi debit air ke tiga wilayah yaitu tarum barat (Jakarta, bekasi), tarum utara (pantai utara), tarum timur. Saat tiba disana, kami langsung disambut oleh pihak pengelola. Mereka menjelaskan tentang skema pengelolaan bendung curug. Tak puas kami dijelaskan, kami langsung turun kelapangan. Pertama kami melihat saluran tarum timur. Selanjutnya kami melihat pintu air yang berjumlah 7 dan mini hidro yang sedang menjalankan perawatan. Kami pun diajak untuk melihat pompa hidrolik yang ada di saluran tarum barat. Uniknya, jumlah pompa hidrolik ada 17 buah. Usut punya usut, angka 17 dikaitkan dengan tanggal kelahiran negara Indonesia.&lt;br /&gt;Gerimis kembali turun pertanda akan segera hujan setelah sebelumnya mengguyur kabupaten purwakarta. Kami kembali pulang ke depok kurang lebih pukul 17.00 WIB. Sampai di FTUI pukul 20.00 WIB. Hari yang sangat luar biasa, dapat menimba ilmu dengan langsung turun ke lapangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-2706786637543406370?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/2706786637543406370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/11/ekskursi-ke-bendungan-ir-h-djuanda-part.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/2706786637543406370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/2706786637543406370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/11/ekskursi-ke-bendungan-ir-h-djuanda-part.html' title='Ekskursi ke Bendungan Ir. H. Djuanda [part 1]'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Sys3tkyW9-I/AAAAAAAAADQ/bGEOcXHK9gA/s72-c/DSCN3612.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-5739735598320977487</id><published>2009-10-09T10:23:00.000-07:00</published><updated>2009-11-09T07:16:03.798-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hari bumi sedunia'/><title type='text'>Sekolah Alam Ciliwung [part 3]</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9yX74NrrI/AAAAAAAAACM/nL1Oiyw_DwY/s1600-h/DSCN2818.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9yX74NrrI/AAAAAAAAACM/nL1Oiyw_DwY/s320/DSCN2818.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390653034521800370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Minggu, 26 april 2009, di Sekolah Alam Ciliwung diadakan kegiatan untuk memperingati hari bumi sedunia yang jatuh pada tanggal 22 april. Ada sekitar 42 anak yang hadir pada kegiatan ini. Kegiatannya cukup sederhana, kami mengajak anak-anak untuk merenungi kembali apa yang terjadi dengan bumi kita sekarang ini, ceilah, mentang-mentang temanya hari bumi. Kami memulai diskusi dengan memberika wacana apa itu bumi? Untuk apa kita tinggal disini? Apa yang seharusnya kita lakukan untuk memelihara bumi? Hingga kami membawa diskusi ke arah fungsi tanah bagi tumbuhan. Kami membagi mereka menjadi beberapa kelompok yang dipegang oleh dua/satu orang fasilitator. Diskusi cukup menarik dan atraktif. Diskusi tidak hanya yang bersifat serius tetapi diselingi lelucon. Bahkan, ada satu kelompok yang sampai terbahak-bahak menahan ketawa akibat lelucon.&lt;br /&gt;Di akhir kegiatan, kami mengajak anak-anak untuk menonton film lagi. Film tentang keadaan bumi kita sekarang. Alur film dibuat agar anak-anak merenungi keadaan bumi kita sekarang hingga akhirnya mereka bisa tergugah untuk senantiasa memelihara bumi. Mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang. Itu yang ingin kami tanamkan. Sebelum berpisah, kami berpesan kepada mereka untuk mengingat-ingat materi yang telah kami sampaikan.&lt;br /&gt;Sebenarnya, di pagi hari, ada pula kegiatan peringatan hari bumi, yang terlibat adalah anak-anak panti asuhan. Pihak panti menginginkan agar anak-anak asuhannya mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekaligus memperingati hari bumi sedunia. Ada sekitar 40-an anak yang ikut peringatan tersebut. Kegiatan diawali dengan diskusi bersama pak kodir, ketua komunitas ciliwung condet. Cukup aktif diskusi yang terjadi antara peserta dan pak kodir. Selanjutnya, mereka di bawa ke bawah (dekat sungai ciliwung) untuk melihat-lihat keadaan sekitar. Dan kegiatan diteruskan dengan games. Semuanya terlihat bahagia, tidak satupun yang terlihat bersedih. Kegiatan ini diakhiri pukul 12 siang sebelum kegiatan Sekolah Alam Ciliwung.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-5739735598320977487?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/5739735598320977487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/10/sekolah-alam-ciliwung-part-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/5739735598320977487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/5739735598320977487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/10/sekolah-alam-ciliwung-part-3.html' title='Sekolah Alam Ciliwung [part 3]'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9yX74NrrI/AAAAAAAAACM/nL1Oiyw_DwY/s72-c/DSCN2818.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-384654380910896193</id><published>2009-07-12T09:40:00.000-07:00</published><updated>2009-11-09T07:15:43.555-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film lingkungan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sampah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pencemaran lingkungan'/><title type='text'>Sekolah Alam Ciliwung [part 2]</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9zKo1TnsI/AAAAAAAAACU/RVGIm4hlf6E/s1600-h/DSCN2841.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9zKo1TnsI/AAAAAAAAACU/RVGIm4hlf6E/s320/DSCN2841.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390653905582661314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanggal 19 April 2009, kami melakukan pemutaran film lingkungan. Film yang kami tampilkan lebih kami tekankan pada masalah pencemaran. Kami mengajak peserta untuk memahami tentang pencemaran darat, air dan udara.&lt;br /&gt;Pencemaran darat, hampir sebagian besar disebabkan oleh sampah. Sampah yang tidak terolah dengan baik menyebabkan tanah tercemar. Pencemaran air juga disebabkan oleh sampah. Sampah dibuang begitu saja ke sungai sehingga yang terjadi adalah penumpukan sampah di sejumlah tempat. Tumpukan sampah di sungai menyebabkan air sungai menjadi kotor dan berbau. Limbah rumah tangga maupun industri juga menjadi salah satu penyebab pencemaran air. Selain sungai, waduk/situ juga menjadi salah satu objek pencemaran air. Pencemaran udara disebabkan oleh kendaraan bermotor, industri, maupun rumah tangga. Jadi, sebenarnya subjek pencemaran adalah manusia itu sendiri. Kami menekankan kepada peserta untuk meminimalisir penyebab pencemaran lingkungan. Salah satunya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan. Ini adalah hal sederhana yang berdampak positif dikemudian hari jika dilakukan secara konsisten. Dan tugas kami adalah senantiasa mengingatkan mereka. Kami juga mengajarkan tentang pembuatan kompos untuk mengurangi sampah-sampah rumah tangga. Namun, tidak akan dibahas sekarang.&lt;br /&gt;Terakhir, kami mengajak peserta untuk berdiskusi mengenai film yang baru saja ditonton. Awalnya mereka terlihat malu-malu untuk mengemukakan pendapatnya. Namun, akhirnya mereka terbiasa juga. Kami juga meminta peserta untuk menyimpulkan apa yang bisa kita ambil pada pelatihan hari itu. Hari itu, kami sangat senang karena peserta sangat antusias sekali dalam mengikuti pelatihan. Semoga semangat itu selalu tertanam dijiwa mereka hingga mereka dewasa.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-384654380910896193?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/384654380910896193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/07/sekolah-alam-ciliwung-part-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/384654380910896193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/384654380910896193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/07/sekolah-alam-ciliwung-part-2.html' title='Sekolah Alam Ciliwung [part 2]'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9zKo1TnsI/AAAAAAAAACU/RVGIm4hlf6E/s72-c/DSCN2841.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-8960682597706321110</id><published>2009-04-15T14:09:00.000-07:00</published><updated>2009-11-09T07:15:07.980-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komunitas ciliwung condet'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='operasi bersih sungai ciliwung'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='firdaus ali'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PhD'/><title type='text'>Sekolah Alam Ciliwung [Part 1]</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss91kiK9OLI/AAAAAAAAACs/bHTJxIUbvBk/s1600-h/DSCN2629.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss91kiK9OLI/AAAAAAAAACs/bHTJxIUbvBk/s320/DSCN2629.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390656549494274226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sabtu, 11 april 2009, saya dan kelompok PKM ada hajatan besar yaitu pembukaan Sekolah Alam Ciliwung (SAC). Sekolah Alam ini bertajuk "Pelatihan Relawan Cilik Peduli Sungai Ciliwung". Sekolah Alam ini bertempat di Condet, tepatnya di Wahana Komunitas Ciliwung Condet, kelurahan Bale Kambang. Kami bekerja sama dengan Komunitas Ciliwung Condet untuk mengadakan Sekolah Alam ini. Saya juga meminta bantuan dari rekan-rekan mahasiswa Universitas Indonesia untuk menjadi fasilitator di Sekolah Alam Ciliwung ini. Ide awal dari Sekolah Alam ini muncul ketika saya dan beberapa teman saya yang mengikuti program "Operasi Bersih Sungai Ciliwung" tahun 2008 yang diadakan oleh Komunitas Beastudi Etos – Dompet Dhuafa Republika. Dari kegiatan itu, saya berdiskusi dengan teman saya. Dari diskusi tersebut, kami menyimpulkan bahwa sudah saatnya Sungai Ciliwung diberikan perhatian yang lebih mengingat kondisinya sekarang ini sudah sangat-sangat memperihatinkan. Dosen mata kuliah Ilmu Lingkungan, Departemen Teknik Sipil Universitas Indonesia, Firdaus Ali, PhD. mengatakan bahwa dari 13 sungai yang melintasi Jakarta, hanya ada 1 yang airnya bisa digunakan sebagai bahan baku air PDAM yaitu sungai krukut, itu pun kondisinya juga sudah memprihatinkan. Hingga akhirnya muncul ide untuk membuat Sekolah Alam Ciliwung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss90vwDEhWI/AAAAAAAAACk/dX6UG047sFo/s1600-h/DSCN2663.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss90vwDEhWI/AAAAAAAAACk/dX6UG047sFo/s320/DSCN2663.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390655642686227810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dua minggu sebelum pembukaan, kami sudah mulai menyiapkan segala sesuatunya. Dan hingga H-1, semua persiapan telah selesai disiapkan, tinggal menunggu saja hasilnya. Acara pembukaan Sekolah Alam dimulai dengan sambutan Ketua Tim PKM, Ma'ruffi Kurnia, dilanjutkan dengan sambutan dari dosen pembimbing PKM, Abdurrakhman, M.Hum, Asisten Deputi Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan, Bapak Panggung, dan Ketua Komunitas Ciliwung Condet, Bapak Kodir. Berikutnya adalah pemberian materi tentang lingkungan oleh Firdaus Ali, PhD. Materi yang disampaikan menarik perhatian peserta dan para undangan. Beliau menyampaikan kondisi lingkungan global saat ini sudah sangat memprihatinkan. Disamping itu, beliau juga menyampaikan materi tentang sungai. Acara berikutnya ialah nonton film bareng. Peserta SAC sangat riang dengan acara tersebut. Peserta juga diminta untuk memberikan feed back mengenai film yang baru saja diputar. Dan mereka tidak segan-segan untuk mengemukakan pendapatnya, meskipun pada awalnya mereka malu-malu. Acara juga diselingin dengan games yang diisi oleh panitia. Semua peserta terlihat senang dan bahagia. Acara ditutup sekitar pukul 4 lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss918QZpRQI/AAAAAAAAAC0/XaRQsn5qqmc/s1600-h/DSCN2680.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss918QZpRQI/AAAAAAAAAC0/XaRQsn5qqmc/s320/DSCN2680.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390656957040903426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saat peserta sedang menonton film, panitia juga mengadakan diskusi dengan bapak Firdaus Ali, bapak panggung, bapak kodir serta para tamu undangan dan tentu saja rekan-rekan mahasiswa. Diskusi diawali oleh pak kodir. Beliau menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi sungai ciliwung saat ini. Berbeda sekali dengan keadaan era 90-an. Diskusi beralih ke wacana Sekolah Alam Ciliwung. Pak kodir memulainya dengan menceritakan kronologis dari awal hingga pembukaan Sekolah Alam Ciliwung ini. Kemudian, pak Firdaus Ali menyampaikan dukungannya terhadap Sekolah Alam ini. Beliau optimis dengan adanya Sekolah Alam ini, setidaknya bisa merubah pandangan masyarakat tentang sungai ciliwung. Tentu saja konsep Sekolah Alamnya harus dimatangkan dulu. Ada empat poin penting yang beliau sampaikan terkait Sekolah Alam ini :&lt;br /&gt;1. Organisasi&lt;br /&gt;Sebelum menjalankan sekolah alam ini, kita harus mengatur segala sesuatunya dengan rapi supaya dapat mempermudah kinerja kita di masa yang akan datang. Perlu ada struktur organisasi yang jelas. Alur kerja juga harus dibuat dengan teratur, supaya ada kesinergisan. Yang paling penting adalah komitmen dari masing-masing pihak yang terlibat didalamnya. Komitmen memegang peranan penting dalam sebuah pekerjaan. Orang yang berkomitmen setengah-setengah akan menghambat rekan kerja se-timnya. Sehingga, tidak akan tercapai tujuannya. Inilah yang harus dipahami masing-masing pihak bahwa sesungguhnya dalam suatu pekerjaan diperlukan komitmen yang menyeluruh karena hal itu akan membawa dampak positif bagi kinerjanya dimanapun dia berada.&lt;br /&gt;2. Konsep&lt;br /&gt;Poin ini juga memegang peranan penting. Sebuah kegiatan dengan konsep lebih bagus tentu lebih menjual dibanding kegiatan yang konsepnya dangkal. Konsep ini harus dikaji secara mendalam untuk mendapatkan konsep yang pas. Bertanya menjadi hal yang diwajibkan dalam membuat konsep. Dari situ akan ada transfer ilmu yang bermanfaat bahkan mungkin akan ada ide yang lebih bagus untuk diterapkan.&lt;br /&gt;3. Komunikasi&lt;br /&gt;Organisasi yang bagus dan konsep yang cemerlang tidak akan ada gunanya jika kita tidak bisa mengkomunikasikannya ke orang lain. Percuma saja. Untuk itu, sangat diperlukan kemampuan dalam berkomunikasi. Dengan mengkomunikasikan ke orang lain, minimal orang lain mengetahui kegiatan apa yang akan kita laksanakan. Sangat beruntung jika orang yang kita beritahu mendukung kita. Atau bahkan ada yang bersedia untuk memberikan sumbangan demi terlaksananya kegiatan tersebut. Ya, intinya komunikasi.&lt;br /&gt;4. Kaderisasi&lt;br /&gt;Jangan mengatakan bahwa hal yang satu ini tidak penting. Semua orang yang pernah berorganisasi tahu akan hal ini, kaderisasi. Hal ini merupakan hal penting yang harus tetap ada prosesnya. Jika tidak, apa yang kita lakukan selama ini akan sia-sia. Tentu kita tidak menginginkan hal itu bukan? Kaderisasi ini bertujuan untuk mencari generasi yang berkompeten untuk meneruskan perjuangan para pendahulunya. Tanpa ini, organisasi apapun tidak akan dapat mencapai tujuan utamanya. Kebanyakan orang juga gagal dalam masalah kaderisasi. Dia lupa mengkader orang untuk melanjutkan perjuangannya. Dengan begitu, generasinya terputus dan apa yang telah dilakukan selama ini sia-sia belaka.&lt;br /&gt;Dari diskusi panjang lebar tentang sekolah alam tersebut, dapat disimpulkan bahwa permasalahan lingkungan harus kita hadapi dan selesaikan secara bersama-sama. Dan ini harus kita laksanakan saat ini juga, jika tidak ini akan merugikan kita dan anak cucu kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9z8WK5TJI/AAAAAAAAACc/ay0_kgG9EI0/s1600-h/P4261790.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss9z8WK5TJI/AAAAAAAAACc/ay0_kgG9EI0/s320/P4261790.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390654759566396562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-8960682597706321110?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/8960682597706321110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/04/sekolah-alam-ciliwung-part-1.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8960682597706321110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8960682597706321110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/04/sekolah-alam-ciliwung-part-1.html' title='Sekolah Alam Ciliwung [Part 1]'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss91kiK9OLI/AAAAAAAAACs/bHTJxIUbvBk/s72-c/DSCN2629.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-7942566856737794614</id><published>2009-02-23T08:47:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:16:41.518-08:00</updated><title type='text'>Ke Bandung : Seminar + Jalan-jalan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bulan januari 2009 lalu, IMS mendapat surat undangan untuk hadir pada seminar nasional yang diadakan Himpunan Mahasiswa Sipil ITB bertajuk "Pengembangan Infrastruktur Berbasis Kemandirian Masyarakat". Bersamaan dengan seminar itu, digelar pula pameran "Teknologi Infrastruktur Kerakyatan" serta forum silaturahmi antar mahasiswa se-Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Pada acara ini, ada perlombaan mengenai inovasi infrastruktur kerakyatan. Namun, dari pihak Ikatan Mahasiswa Sipil Universitas Indonesia belum bisa mengirimkan perwakilannya karena keterbatasan waktu dan kondisi saat itu adalah liburan, jadi agak susah untuk mencari SDM-nya. Yah, mungkin dilain kesempatan kita akan mempersiapkannya lebih awal dengan catatan pihak panitia memberi tahu jauh-jauh hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss93HFBCpMI/AAAAAAAAAC8/8WepfAkzLEE/s1600-h/di+itb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss93HFBCpMI/AAAAAAAAAC8/8WepfAkzLEE/s320/di+itb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390658242475107522" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Dari Ikatan Mahasiswa Sipil UI, yang hadir pada seminar nasional berjumlah 13  orang antara lain : ma'ruffi, dimas, laras, rino, resky, rizqi, uday, uud, agnes, ica, syifa, gregori, try. Kami berangkat naik mobilnya dimas dan uud. Hari senin, 16 februari, kami semua sepakat bahwa besoknya akan kumpul maksimal 5 pagi di Stasiun UI untuk langsung berangkat supaya nyampe sana lebih awal. Namun, apa yang terjadi? Akhirnya, kami berangkat jam 6 lebih karena disebabkan beberapa faktor. Sampai di ITB-nya jam 9an. Ironisnya teman-teman, seminar yang dijadwalkan jam 8 pagi, ternyata baru mulai jam 9 an. Jadi, bisa dibilang kami datang tepat waktu, haha..kami masuk ke aula barat ITB dengan tergesa-gesa. Disana kami disambut oleh para mahasiswa sipil ITB. Langsung kami melakukan registrasi ulang. Nah, disini ada miskomunikasi. Reski selaku PJ untuk kunjungan ini, menyuruh yang lain untuk mendaftar ulang. Tetapi itu tidak diikuti oleh rizqi dan laras. Sehingga diakhir acara mereka terpaksa tidak mendapatkan sertifikat. Sungguh, disini bisa diambil pelajaran bahwa kita harus mendengarkan perintah pemimpin kita dan jangan sampai ada miss komunikasi dalam suatu hal.&lt;br /&gt;Suatu hal yang membosankan kawan jika pembicara suatu seminar text book. Yah, begitulah kawan diawal-awal seminar keynote speakernya sangat text book, kelihatan kurang memahami materi yang sedang disampaikan. So, jadi membosankan. Akan tetapi, diakhir-akhir, materi yang disampaikan cukup menarik. Apalagi ketika materi “Ferosemen”. Ferosemen itu teknologi aplikasi beton bertulang tipis yang terbuat dari semen, pasir, dan air, ditulangi besi beton dan kawat jala serta memiliki kekuatan yang unik. Ferosemen ini mudah dibentuk, pengerjaanya pun membutuhkan waktu yang lebih singkat dibanding beton bertulang pada umumnya. Pembicaranya cukup interaktif dan memahami materi yang disampaikan serta tidak text book pula. Dalam seminar, Dept PU memaparkan bahwa pengembangan infrastruktur di indonesia masih belum merata. Kebanyakan terpusat di kota-kota besar, tidak menjangkau daerah terpencil, sangat ironis bukan, padahal daerah yang menghasilkan pemasukan bagi negara justru daerah yang infrastrukturnya kurang seperti kalimantan, irian jaya. Akan tetapi, mereka berusaha sekuat tenaga untuk memeratakan pembangunan. Mmm..kita lihat saja hasilnya, apakah sesuai atau hanya isapan jempol belaka? Di seminar ini, saya mendapatkan sebuah kesimpulan bahwa dalam mengembangkan infrastruktur kerakyatan harus melibatkan masyarakat. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan. Itu sangat diperlukan mengingat pentingnya peran serta masyarakat selaku pihak yang menggunakan infrastruktur. Masyarakat terlibat langsung dengan infrastruktur tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya pelibatan langsung dengan masyarakat dalam pengembangan infrastruktur. Hal itu akan menimbulkan sense of participate, sense of belonging dan sense of responsibility. Keikutsertaan masyarakat akan menimbulkan rasa memiliki dan rasa memiliki akan meimbulkan semangat yang tinggi untuk bertanggungjawab terhadap apa yang telah direncanakan, dilaksanakan dalam hal ini adalah infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss93XeSz71I/AAAAAAAAADE/u_rYZQPMXec/s1600-h/lagi+serius.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 153px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss93XeSz71I/AAAAAAAAADE/u_rYZQPMXec/s320/lagi+serius.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390658524138434386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Agenda berikutnya ialah FORSIL (forum silaturahmi). Sebenarnya, FORSIL itu dilaksanakan hari berikutnya yakni rabu tetapi karena berbagai hal akhirnya dipindahkan di hari selasa setelah seminar nasional. Dalam forsil, tujuan yang ingin dicapai kurang begitu spesifik. Karena hanya sebatas sharing season aja. Dari pihak tuan rumah sebenarnya menginginkan adanya follow up dari seminar yang baru saja dijalankan tetapi hal itu sulit dilaksanakan karena mempertimbangkan banyak hal, seperti waktu tiap universitas yang tidak pernah klop. Ada saja halangannya. Sharing season yang dilaksanakan kurang terarah karena topik yang dibicarakan berubah-ubah tergantung siapa yang berbicara. Tapi setidaknya ada proses silaturahmi yang kami bangun antara mahasiswa teknik sipil yang berbeda universitas. Selain itu, ada transfer wawasan satu sama lain. Dan ini juga merupakan salah satu sarana untuk menghidupkan kembali FKMTSI (forum komunikasi mahasiswa teknik sipil indonesia) yang sempat vakum. Yah, semoga ini membawa manfaat bagi kami semua. Rencananya awal bulan maret akan ada Temu Wicara (TW) Nasional FKMTSI di padang. Tetapi sampai tulisan ini dibuat belum ada pemberitahuan akan hal itu. Harapannya sih, surat pemberitahuannya tidak datang secara mendadak supaya tiap universitas bisa mengirimkan perwakilannya.&lt;br /&gt;Setelah seminar, kami mampir dulu ke kartika sari buat beli oleh-oleh, ya meskipun ga banyak sih tapi mudah-mudahan cukup sih.&lt;br /&gt;Kemudian, kami pergi ke bukit bintang untuk menikmati keindahan kota bandung jika dilihat dari puncak di malam hari pula. Sungguh indah, ga nyesel deh pokoknya kalo berkunjung ke bukit bintang. Senda gurau sesekali dilontarkan oleh salah seorang yang ikut serta dalam perjalanan kali ini. Lain kali kemungkinan ada jalan-jalan lagi. Tempatnya kemana?nanti kita lihat. Hehehe...akhirnya, kami pulang juga, jam menunjukan pukul 11.00. ga nyadar aja, tiba-tiba udah jam segitu. Langsung kami bergegas pulang ke jakarta. Nah, kalo udah kaya gini, yang kasihan itu yang nyopir, si uud sama boli...malem2 harusnya enak-enak tidur, eh malah nyetir mobil bawa nyawa orang..wah, ngeri banget kan kalo ngantuk dikit. Tapi alhamdulillah, sopirnya hebat-hebat..semua pulang ke rumah dengan selamat, sehat wal afiat...mungkin itu dulu ceritanya, lain kesempatan lain cerita..tunggu saja cerita jalan-jalan berikutnya...OK!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-7942566856737794614?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/7942566856737794614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/02/ke-bandung-seminar-jalan-jalan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/7942566856737794614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/7942566856737794614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/02/ke-bandung-seminar-jalan-jalan.html' title='Ke Bandung : Seminar + Jalan-jalan'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/Ss93HFBCpMI/AAAAAAAAAC8/8WepfAkzLEE/s72-c/di+itb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-7117041207943722638</id><published>2009-02-01T07:30:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:17:14.897-08:00</updated><title type='text'>RAKER I IMS BEMFTUI 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru saja IMS 2009 mengadakan rapat kerja (raker) untuk satu tahun kepengurusannya. Raker dimulai dari hari kamis, 29 januari 2009, jam 8 pagi. Rencananya raker dibuat dua hari, kamis dan jum’at. Hari kamis mulai jam 8 pagi hingga jam 6 sore sedangkan hari jum’at mulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Namun, rencana hanyalah rencana, waktu yang diplot tidak cukup untuk menyelesaikan seluruh agenda raker mulai dari presentasi proker tiap bidang beserta tanya jawabnya hingga plot waktu tiap proker. Hari jum’at saja yang rencananya selesai jam 8 malam justru selesai jam 1 pagi hari sabtunya. Dahsyat bukan? Semua yang terjadi tidak terduga sebelumnya. Bahkan itu belum selesai secara keseluruhan. Hari minggu pukul 9 pagi raker harus dilanjutkan kembali karena masih ada agenda yang harus diselesaikan. Alhamdulillah, akhirnya raker selesai jam 4.47 sore harinya. Jadi, jika dijumlahkan 30 jam lebih. Tahun lalu, raker IMS 2008 hanya sekitar 17 jam. Mmhf...hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Padahal, itu belum dengan proker mabim. Mengapa hal itu terjadi? Ya, hal itu terjadi karena dinamika raker yang terlalu kritis dalam membahas suatu hal, sedikit unsur ketidakefektifan yang diakibatkan oleh peserta rapat, serta konsep keuangan yang kurang tepat sehingga menimbulkan pembahasan yang panjang. Itu tidak menjadi masalah karena memang seperti itu yang harus kami hadapi untuk mengembagkan diri kami. Tapi memang bukan itu saja sarana untuk mengembankan diri, masih banyak sarana yang lainnya. Yang aku katakan ialah itu adalah salah satu sarana bukan satu-satunya sarana. Raker I ini telah membuat rencana konsolidasi pengurus IMS 2009 batal karena konsol rencananya diadakan pada tanggal 1 februari 2009 bertempat di Kebun Raya Bogor. Seharusnya, itu menjadi sesuat yang menyenangkan. Akan tetapi, justru berubah 180 derajat karena harus berkutat dengan proker-proker untuk menyelesaikan raker.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raker I IMS BEMFTUI 2009 membahas mengenai proker-proker yang akan dijalankan selama satu tahun kepengurusan IMS periode 2009. Proker-proker itu merupakan bentuk pengejewantahan pelayanan IMS untuk memenuhi kebutuhan warga. Dalam pembuatan proker, terlebih dahulu dilakukan polling untuk mengetahui apa saja kebutuhan warga Departemen Teknik Sipil karena fungsi IMS disini adalah sebagai pelayanan dan pembinaan (2 fungsi lembaga). Yang berbeda adalah bahwa raker I ini hanya untuk membahas proker non-mabim (proker yang dibuat untuk pembinaan selain fase 1). Sedangkan, untuk proker mabim akan dibahas pada raker II IMS BEMFTUI 2009, pertengahan 2009 nanti. Jumlah proker yang dibuat pun sedikit lebih banyak dari tahun lalu, 2008. Namun, yang perlu diingat bahwa banyaknya proker bukanlah suatu parameter keberhasilan suatu kepengurusan. Tetapi parameter keberhasilan suatu kepengurusan ialah lebih kepada bagaimana kepengurusan tersebut bisa bermanfaat bagi warganya atau dengan kata lain warga merasakan suatu manfaat dengan keberadaan kepengurusan tersebut. Bukan malah menyusahkan warganya dengan pelbagai permasalahan. Semoga saja, proker yang telah direncanakan di awal, raker, bisa terlaksana secara menyeluruh tanpa terkecuali dan bisa mendapatkan esensi dari proker tersebut. Karena percuma saja jika proker hanya sekedar terlaksana. Di pertengahan kepengurusan, akan ada laporan pertanggungjawaban triwulan. Disitu akan terlihat bagaimana kinerja IMS dari awal hingga LPJ triwulan. Apakah baik, cukup atau bahkan buruk? Tentunya kita tidak mengharapkan bahwa kinerja IMS 2009 buruk. Ya, minimal cukup lah. Untuk itu, dalam menjalankan roda kepengurusannya, sang ketua tidak hanya berjalan sendirian, karena itu tidak mungkin dan IMS memang bukan hanya milik ketuanya saja melainkan milik seluruh warga DTS. Ketua harus dibantuk oleh BPH (Badan Pengurus Harian) nya. Dan BPH juga tidak bisa berjalan dengan baik tanpa bantuan BP (Badan Pengurus). Oleh karena itu, sebenarnya seluruh elemen penggerak IMS 2009 harus bergerak bersama untuk mencapai tujuannya. Tujuan IMS 2009 atau biasa disebut sebagi visi ialah terwujudnya IMS yang peduli dan bersahabat. Visi itu terbagi dalam tiga misi. Misi itu dijabarkan menjadi job description tiap bidang. Dari jobdesc akan dibagi dua menjadi tugas dan proker. Bentuk proker ada dua yaitu proyek dan non-proyek. Ya, jadi seluruh elemen IMS 2009 harus bekerjasama, bahu-membahu, saling mengingatkan satu sama lain, demi tercapainya visi IMS 2009 : Peduli dan Bersahabat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-7117041207943722638?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/7117041207943722638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/02/raker-i-ims-bemftui-2009.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/7117041207943722638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/7117041207943722638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/02/raker-i-ims-bemftui-2009.html' title='RAKER I IMS BEMFTUI 2009'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-5306001560112245513</id><published>2009-01-18T02:18:00.000-08:00</published><updated>2009-01-18T02:55:14.867-08:00</updated><title type='text'>Taman Buah Mekarsari : UUD (Ujung-Ujungnya Duit)</title><content type='html'>Minggu, 18 januari 2009, jadwal utama hari ini adalah survey lokasi outbond di Taman Buah Mekarsari untuk konsolidasi pengurus IMS 2009. Sebenarnya hari ini harus ikut acara golden ways mario teguh. Akan tetapi, dengan berbagai pertimbangan maka diputuskan untuk ikut survey. Selain yang ikut hanya berempat(denganku), harus ada sedikit diskusi untuk menentukan tempat yang cocok untuk konsolidasi serta untuk membahas tentang Pelatihan Organisasi yang akan dilaksanakan besok senin. Rencana berangkat survey pukul 10. Namun, pukul 10 aku juga harus rapat persiapan FAS (Festival Anak Shaleh) Beastudi Etos. Akhirnya aku minta ijin untuk terlambat selama 30 menit. Jika tidak ijin bisa-bisa kena denda(seperti biasanya saat rapat BPH IMS'09). Akhirnya kami berangkat pukul 11 kurang dikit. kami hanya berempat, aku, dimas(sekum), laras(wasekum), dan reski(kabid iptek). Perjalanan ditempuh kurang lebih selama 1 jam. Data ini akan kami gunakan jika memang nanti kami akan konsolidari di Taman Buah Mekarsari. Perjalan tidak terlalu terkendala dengan kemacetan, alhamdulillah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat memasuki pintu gerbang TBM terpampang dengan gagahnya harga tiket masuk per orang sebesar 12000. Kami mengira harga tiket ini sudah termasuk parkir mobil. Tapi ternyata harus bayar lagi sebersar 10000. Sampe-sampe, disitu juga terlihat membawa sepeda akan dikenakan biaya 1500. Memasuki parkiran, si dimas segera mencari tempat parkir yang teduh. Akhirnya dapat juga. Kami ingin mencari tempat outbond. Kami bertanya kepada satpam, "pak kalo tempat outbond dimana?" jawabnya, "oh, disana, jauh, naik kereta ja, 10000 ribu per orang." Gubrak..lagi2 uang...heran deh. Akhirnya kami memutuskan untuk jalan kaki saja. Ternyata memang jauh, kurang lebih sekitar 45 menit untuk mencapai tempat outbondnya. Kami sempat hendak memotong jalan melewati danau. tapi ternyata, untuk melewatinya harus naik perahu..dan tahukah kawan-kawan berapa ongkosnya, ya tidak lain dan tidak bukan adalah 10rb. ya, lagi lagi 10rb. entah kenpa aku juga tak mengerti. tanya saja pada rumput yang bergoyang. hehehehe...sampai ditempat outbond (taman kelapa) kami segera mencari tempat informasi. Informasi yang kami cari adalah apa saja paket outbondnya dan berapa harganya. setelah kami dapatkan ternyata memang tidak semuanya menarik untuk dijadikan tempat outbond. Akhirnya kami harus beristirahat sejenak untuk menghirup udara segar di dekat danau. Sebernarnya perut kami lapar, tapi kami memutuskan untuk tidak membeli makan di situ karena khawatir harganya melangit. Dengan sisa-sisa tenaga kami meninggalkan taman kelapa menyusuri jalan-jalan beraspal melewati taman durian, taman jambu bol, taman rambutan. Yang menggiurkan adalah rambutan yang berbuah banyak sekali. INgin kami memetiknya tapi tidak boleh sama yang jaga. Ya iyalah masa ya iya dong...kami disuruh untuk mencari didpan aja alias harus membeli. Kan ujung-ujungnya duit lagi. Karena kami tidak ingin kehilangan 10rb untuk naik kereta maka kami harus jalan selama 45 menit lagi. Yang kasihan adalah temen2 ku, mereka merasa kaki mereka hendak lepas. wah bahaya kan. Akhirnya sampai juga di tempat awal. Sebelum pulang kami membeli souvenir dulu berupa stiker, hehehe..ko oleh2nya cuma stiker..Ketika hendak meninggalkan parkiran kami harus membayar lagi ke petugas parkir..tapi entah sehrusnya bayar atau tidak aku tidak tahu..mungkin karena temanku terbiasa membayar parkir maka saat ia meninggalkan tempat parkir dia membayar parkit kepada ptugas. ya, tak taulah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, begitulah pengalaman kami selama survey di Taman Buah Mekarsari..Slogan kami, UUD alias Ujung-Ujungnya Duit...hehehe, tapi lumayan lah buat pengalaman...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-5306001560112245513?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/5306001560112245513/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/taman-buah-mekarsari-uud-ujung-ujungnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/5306001560112245513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/5306001560112245513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/taman-buah-mekarsari-uud-ujung-ujungnya.html' title='Taman Buah Mekarsari : UUD (Ujung-Ujungnya Duit)'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-1105634568265291202</id><published>2009-01-17T07:01:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:17:42.161-08:00</updated><title type='text'>Allah Maha Penyayang : Hikmah dibalik penipuan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini, setelah menghadiri seminar yang diadakan oleh Cisco. Aku bergegas pergi untuk membeli barang yang kubutuhkan. Tidak terlalu jauh untuk mencapai tempat yang kutuju. Namun, apa yang akan kualami hari itu tidak kuduga sama sekali. Belum sempat aku membeli barang yang kubutuhkan, Aku tertipu oleh penjual yang berkedok melelang barang mahal. Bilangnya barang itu adalah barang dari Pelabuhan yang diselundupkan. Awalnya aku hanya ingin melihat saja tetapi orang-orang disekitarku mengajakku untuk ikut membeli. Mereka agak sedikit memaksa. Aku mulai curiga, memang dari awal aku sudah curiga bahwa itu semua penipuan. Akan tetapi aku merasa ada yang aneh, aku sadar total apa yang aku lakukan, tetapi dengan mudahnya aku menuruti kata-kata mereka. kalo boleh negatif thingking sih, aku telah terkena hipnotis. yaa,yang bisa bikin orang lupa diri. dengan mudahnya aku mengeluarkan uang untuk membeli sebuah jam tangan palsu seharga 150 ribu. padahal setelah aku cek, harga nya cuma puluhan ribu saja. Memang agak menggiurkan juga. Penjual menawarkan jika aku membeli jam tersebut maka aku akan mendapat potongan 50% handphone N95 8GB. tapi aku masih tidak mengerti, eh, orang-orang yang menjadi komplotannya terus memaksaku. akhirnya aku beli juga barang murahan itu. hufh, astaghfirullah al adziim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ku renungi, aku memang harus berbahagia, betapa tidak, apa yang kualami itu merupakan tanda bahwa Allah itu sayang aku. Dia mengingatkan ku bahwa aku harus lebih sering berbagi dengan saudara-saudaraku yang membutuhkan. Jangan menjadi orang yang egois. Harus sering bershadaqoh, beramal, tidak pelit, dan apapun bentuknya. Yang pasti jangan kikir dengan harta yang aku miliki karena sesungguhnya semua harta yang ku miliki itu milik-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Aku yakin jika aku mengikhlaskan harta/rezeki ku aku akan mendapatkan harta/rezeki yang lebih besar lagi. Untuk itu kawan, sesama saudara seiman, aku ingin mengingatkan kalian semua, perbanyaklah bershadaqoh karena sesungguhnya dibalik harta yang kau miliki ada hak-hak saudara-saudara kita yang membutuhkan. Percayalah, Allah Maha Pemberi Rezeki...&lt;br /&gt;Wallahu'alam bishawab...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-1105634568265291202?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/1105634568265291202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/allah-maha-penyayang-hikmah-dibalik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/1105634568265291202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/1105634568265291202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/allah-maha-penyayang-hikmah-dibalik.html' title='Allah Maha Penyayang : Hikmah dibalik penipuan'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-2619920518321232869</id><published>2009-01-15T07:53:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:18:19.410-08:00</updated><title type='text'>Amanah = berat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amanah, sesuatu yang amat berat untuk dipertanggungjawabkan. sungguh, ini bukan suatu kebohongan. Apalagi menjadi seorang ketua suatu organisasi. Proses demi proses semakin menguji ketahanan seseorang yang memegang amanah. Akan tetapi, disitulah diri kita dinilai. Apakah kita menjadi seseorang yang senantiasa memegang amanah atau tidak. Sungguh, itu memang hidup adalah sebuah pilihan. Kita bebas memilih apapun yang ada disekitar kita. Begitu pula dengan amanah. Kebebasan kita dalam memilih sesuatu juga harus disertai dengan pertanggungjawaban. Jangan sampai hanya karena gengsi kita mengambil sebuah amanah. Itu bukan tindakan yang baik. Gengsi hanya akan membawa banyak mudharat. Yang justru akan merugikan kita sendiri. Bisa-bisa karena amanah kita tidak jadi masuk surga-Nya. Oleh karena itu, kawan, janganlah main-main dengan yang namanya 'amanah'. Itu bukan suatu 'games' tetapi lebih kepada sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan dan tentunya akan menambah nilai diri kita jika kita bertanggungjawab penuh.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-2619920518321232869?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/2619920518321232869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/amanah-berat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/2619920518321232869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/2619920518321232869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/amanah-berat.html' title='Amanah = berat'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-383225092882159298</id><published>2009-01-15T07:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-15T07:48:41.441-08:00</updated><title type='text'>AMANAH</title><content type='html'>Kau tak dapat dilihat&lt;br /&gt;Kau tak dapat diraba&lt;br /&gt;Kau tak dapat dicium&lt;br /&gt;Sungguh ku tak mengerti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah...&lt;br /&gt;Sungguh berat maknanya&lt;br /&gt;Malaikat pun menolak untuk mengembannya&lt;br /&gt;Namun...&lt;br /&gt;Hanya satu yang berani mengembannya, yaitu manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah...&lt;br /&gt;Sungguh bukan suatu yang mudah&lt;br /&gt;Sungguh bukan suatu yang enak&lt;br /&gt;Sungguh bukan suatu yang kecil&lt;br /&gt;Sungguh bukan suatu yang ringan&lt;br /&gt;Sungguh bukan suatu yang patut untuk dibanggakan&lt;br /&gt;Sungguh bukan suatu yang patut untuk dicari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah...&lt;br /&gt;Innalillaahi wainna ilaihi raaji'uuna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah...&lt;br /&gt;Suatu yang akan diminta pertanggungjawabnya&lt;br /&gt;Suatu yang akan dihisab oleh-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amanah...&lt;br /&gt;Bisa menjadi amal&lt;br /&gt;Bisa menjadi dosa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-383225092882159298?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/383225092882159298/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/amanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/383225092882159298'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/383225092882159298'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/amanah.html' title='AMANAH'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-3152306991669816211</id><published>2009-01-06T02:03:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:18:50.002-08:00</updated><title type='text'>Sertiam (Serah Terima Amanah)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, 5 januari 2009, Sertiam ROSIL (Rohani Islam Sipil dan Lingkungan) 2008 telah dilaksanakan. ini pertanda bergantinya sebuah kepengurusan. sertiam berjalan dengan lancar meski sempat ditunda kurang lebih 20 menit karena ada suatu hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun sertiam telah dilaksanakan, bukan berarti kepengurusan sebelumnya 'lepas tangan'. Justru dibalik itu ada amanah yang hampir sama beratnya seperti ketika menjabat. yaitu, bahwa kita harus membimbing dan mengawasi adik-adik kita untuk meneruskan perjuangan kita. Jangan sampai kita melepas mereka begitu saja karena itu bukan tindakan seorang pemimpin yang baik. Jika bukan kita yang membimbing dan mengawasi siapa lagi? Disitulah point penting dari sertiam. Perlu ada continuitas, yang telah berakhir jabatannya hendaknya membimbim mereka yang baru menerima jabatan. Jika setiap kepengurusan tidak mau tahu untuk membina adik-adiknya, maka tujuan dari organisasi itu tidak akan tercapai sampai kapanpun sehebat apapun pengurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu bentuk kepedulian alumni sebuah organisasi ialah membina, minimal itu. Saat ada kegiatan, alumni bisa memberikan masukan dan mengarahkan. Supaya kegiatannya bisa dilaksanakan secara maksimal. Biasanya acara-acaranya juga tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, sangat membantu sekali jika alumni ikut memberikan pengarahan sehingga kesalahan yang pernah terjadi tidak terulang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di SMA ku dulu ada organisasi yang senantiasa melibatkan alumninya. Alumni nya senantiasa membantu mengarahkan dalam menjalankan roda kepengurusan. Alhasil, kegiatannya selalu terencana rapi, pelaksanaanya baik, dan seluruh anggota merasakan manfaat dari kegiatan itu. Subhanallah..Itulah pentingnya keterlibatan alumni dalam sebuah organisasi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-3152306991669816211?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/3152306991669816211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/sertiam-serah-terima-amanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/3152306991669816211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/3152306991669816211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2009/01/sertiam-serah-terima-amanah.html' title='Sertiam (Serah Terima Amanah)'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-2232211263467448923</id><published>2008-12-24T03:53:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:19:15.885-08:00</updated><title type='text'>Amanah baru : IMS 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selasa, 23 Desember 2008, saya dilantik menjadi ketua Ikatan Mahasiswa Sipil 2009. Pelantikan dilaksanakan di Kantin Teknik UI depok pukul 1 kurang. Dengan diketuknya palu, pertanda kepengurusan selanjutnya telah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayangkan sebuah amanah besar yang dibebankan di kedua pundak ini. Satu tahun kedepan (2009) harus bersungguh-sungguh untuk mengabdi di Departemen Teknik Sipil (DTS). Menjadi orang yang senantiasa bertanggungjawab terhadap permasalahan tentang kemahasiswaan di DTS. Menjadi orang yang senantiasa bijak dalam mengambil sebuah keputusan. Memfasilitasi kebutuhan warga DTS. Menjaring aspirasi dan partisipasi warga DTS. Membina mahasiswa baru dari yang apatis menjadi peduli. Melanjutkan perjuangan para pejuang IMS (Ikatan Mahasiswa Sipil) untuk mencapai tujuan luhur yang dicita-citakan. Dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, saya menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah swt. Saya pasrahkan semuanya kepada-Nya. Yang bisa saya lakukan hanya berikhtiar(berusaha) dan berdoa supaya amanah ini bisa terlaksana dengan baik. Semoga Allah memberikan kemudahan kepada saya untuk bisa menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Dan semoga amanah ini tidak menambah berat timbangan dosa saya di akhirat kelak karena saya khawatir lalai dalam mengembannya. Untuk itu, saya mohon bantuan teman-teman supaya saya dapat menjalankan amanah dengan baik. Serta, mohon doanya supaya saya bisa kuat, bijak, sabar, ikhlas, berani serta mampu untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang akan saya hadapi nanti, amin!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-2232211263467448923?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/2232211263467448923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/amanah-baru-ims-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/2232211263467448923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/2232211263467448923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/amanah-baru-ims-2009.html' title='Amanah baru : IMS 2009'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-8887744792907341624</id><published>2008-12-24T01:17:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:19:40.344-08:00</updated><title type='text'>Hikmah : satu menit yang terlewatkan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salam,&lt;br /&gt;Minggu, 21 Desember 2008, menjadi hari yang berkesan untuk dikenang dan dijadikan pelajaran. Betapa tidak, hanya dalam kurang dari satu menit uang ratusan ribu rupiah bisa menghilang tanpa bekas. Berawal dari keterbatasan waktu, hari itu saya harus pulang dan pilihannya memang hanya satu yaitu naik pesawat. H-1 saya membeli tiket pesawat Palembang-Jakarta berangkat pukul 6 hari minggu pagi. Segala sesuatunya sudah dipersiapkan, namun Allah swt berkehendak lain, saya terlambat check-in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk datang tepat waktu. Namun, ditengah perjalanan ada saja kendalanya, ban motor bocor, terlambat bangun,etc. Satu menit menjelang check-in ditutup saya tiba di bandara. Namun apa yang terjadi, beberapa langkah lagi sampai, tiba-tiba tempat check-in ditutup. Dalam hati saya, Astaghfirullah al adziim. Masya Allah, tinggal beberapa langkah saja, kok malah tutup. Dan cobaan belum selesai sampai di situ. Ternyata, tiketnya tidak bisa di cancel di lain waktu. Alasannya sangat sederhana, "tiket itu adalah tiket promo, jika ketinggalan maka tiket akan hangus". Sesak sekali dada saya waktu itu. Saya berfikir bahwa saya tidak bisa pulang hari itu karena saya memang tidak memiliki cukup uang untuk membeli tiket yang baru. Bingung sekali saat itu, ibarat ditimpa beban berton-ton. Terbesit kekecewaan dalam hati saya, "kenapa terlambat?"&lt;br /&gt;Ditengah kebingungan, pertolongan Allah swt pun datang. Ada teman yang bersedia meminjamkan sementara uang beli tiket pulang. Akhirnya, pulanglah saya ke jakarka dengan pertolongan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat saudaraku bahwa Allah itu kan selalu memberikan yang terbaik buat hamba-hambanya..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-8887744792907341624?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/8887744792907341624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/hikmah-satu-menit-yang-terlewatkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8887744792907341624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8887744792907341624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/hikmah-satu-menit-yang-terlewatkan.html' title='Hikmah : satu menit yang terlewatkan'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-8989302371929142395</id><published>2008-12-23T12:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:20:03.500-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RTB'/><title type='text'>Relawan Tanggap Bencana (RTB) ETOS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sabtu, 23 agustus 2008, kami, etoser jakarta berbincang dengan Pak Bambang seputar Relawan Tanggap Bencana (RTB) Etos. Beliau datang atas permintaan kami. Kami sengaja mengundang beliau untuk meminta penjelasan lebih detail mengenai RTB. Perbincangan yang berlangsung 90 menit tersebut, cukup memberikan gambaran kepada kami tentangRTB. Dan itu semakin membuat kami bersemangat untuk mengembangkan ide besar tersebut yakni Relawan Tanggap Bencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut penuturan Pak Bambang, ide RTB ini muncul ketika beliau merasakan bahwa selama ini "lingkungan bermain" para etoser terkesan homogen, hanya terfokus pada kegiatan-kegiatan yang ada di kampus dan asrama. Lingkungan yang homogen bukan tempat yang selalu baik untuk mengembangkan potensi diri. kemampuan yang kita miliki tidak akan berkembang pesat jika kita hanya bermain di lingkungan yang homogen, Kampus-Asrama, karena kita hanya menjumpai hal-hal yang sama, orang yang sama, system yang sama, permasalahan yang sama. memang tidak semua etoser seperti itu. akan tetapi, sebagian besar bermain di lingkungan yang homogen, ikut organisasi di jurusan, BEM Fakultas, BEM Universitas, Unit Kegiatan Mahasiswa internal kampus, kepengurusan di asrama. hanya sebagian kecil Etoser yang bermain di lingkungan heterogen, ikut organisasi di luar kampus. hal itulah yang membuat khawatir. maka dari itu, koordinator etos pusat mencoba untuk mencari solusi dari permasalahan ini. mereka mencoba untuk mencarikan lingkungan bermain yang baru. namun, tema nya juga harus sesuai dengan brand mahasiswa. setelah lama berdiskusi akhirnya didapatkan sebuah tema baru, yang memang kondisinya saat ini sedang digembor-gemborkan.hal ini juga sesuai dengan peran mahasiswa yang tercantum dalam tri darma perguruan tinggi, pengabdian masyarakat. tema nya bertajuk LINGKUNGAN. dengan mengusung tema lingkungan didapatlah bentuk konkrit realisasinya yaitu RTB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa sebenarnya RTB itu sudah ada di Etos. bermula dari adanya bencana alam, dengan sigap para etoser terjun kelapangan sebagai seorang relawan untuk membantu para relawan lain dalam mengevakuasi korban. Di padang, ketika terjadi bencana tanah longsor, para etosernya turun kelapangan untuk merevitalisasi dampak psikologis pasca bencana. di jogja, para etosernya membantu mengevakuasi korban dan distribusi logistik saat terjadi gempa bumi yang meluluh lantahkan wilayah selatan jogjakarta. di makasar, distribusi logistik dilakukan para etoser ketika bencana banjir terjadi. dan di tempat-tempat lainnya. pada intinya, kegiatan kerelawanan di Etos itu sudah ada. namun yang menjadi permasalahan ialah belum adanya lembaga yang berfungsi untuk menampung seluruh aktivitas kerelawanan di Etos. untuk itu, maka muncullah ide untuk melembagakannya. dan hasilnya pada tanggal 27 juli 2008, RTB diresmikan sebagai salah satu wadah untuk menampung kegiatan kerelawanan di Etos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keuntungan yang kita miliki adalah kita memiliki jaringan nasional. hal itu memudahkan kita untuk melebarkan sayap, menjaring informasi sebanyak mungkin, menghimpun relawan sebanyak mungkin dari berbagai lapisan masyarakat, menghimpun kekuatan besar yang berpijak pada landasan-landasan keimanan dan lain sebagainya. terlebih lagi, jaringan nasional yang ada bisa lebih ter-maintenance karena kita berada dalam satu keluarga besar penerima beastudi etos. Lingkungan bermain kita akan lebih bervariasi. Permasalahan yang ada akan semakin kompleks, membuat kita semakin mengasah potensi diri yang kita miliki. orang-orang yang berbeda, sistem yang berbeda, permasalahan yang berbeda. itu semua memiliki keunikan-keunikan tersendiri. hal tersebut semakin mewarnai lingkungan bermain kita. Kita, mahasiswa, bermain tidak jauh-jauh dari 4 domain yaitu : akademis, agama, leadership, sosial. di kampus kita bermain dalam lingkungan akademis, keagamaan, leadership, sosial. dalam kaitannya dengan RTB, domain-domain tersebut akan semakin terasah dengan keikutsertaannya dalam RTB. terlebih lagi domain sosialnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Bambang juga menjelaskan bahwa RTB tidak diberikan dalam bentuk baku. maksudnya kita boleh berkreativitas untuk mengembangkan RTB ini karena memang RTB ini masih dalam taraf penggodokan. hal ini mengasah pemikiran kritis dan kreativitas kita. beliau menyampaikan bahwa bulan desember nanti akan ada temu koordinator wilayah. salah satu agendanya ialah membahas RTB. untuk itu, kejelasan format RTB belum ada. beliau berpesan, "silahkan jalankan terlebih dahulu" kata Pak Bambang. pada intinya RTB disetiap daerah bisa mengekspresikan kegiatan-kegiatan RTB di daerahnya. namun, yang perlu diperhatikan bahwa sebelum kita memulai seluruh kegiatan RTB terlebih dulu kita harus mempersiapkan diri. minimal kitamemiliki kepengurusan RTB daerah, mulai dari ketua hingga staff. perlu diketahui bahwa RTB ini milik seluruh etoser, jadi setiap etoser baik 2008, 2007, 2006,dst berhak untuk ikut tetapi tidak wajib. kewajiban etoser salah satunya adalah IPK harus diatas 2,75. tidak ada paksaan untuk ikut RTB, alih-alih bersemangat malah setengah hati. yang ingin ikut, silahkan ikut, yang ngga mau ikut juga tidak akan dipermasalahkan, namanya juga RELAWAN. Intinya etos tidak mewajibkan untuk ikut dalam RTB. setelah terbentuk kepengurusan mulailah untuk mendiskusikan akan seperti apa RTB kedepannya, tujuan-tujuannya, harapan-harapannya, program-program apa saja yang akandilaksanakan, dan lain sebagainya. point penting yang perlu diingat, program yang direncanakan tidak perlu terlalu besar, sesuai dengan kemampuan kita saja, daripada nantinya malah membebani kita. pengingatan terhadap bahaya merokok dengan membuat flyer berukuran A4 dibagi 8 saja bisa dijadikan program RTB. pada dasarnya memang mudah hanya bagaimana kita menjalankannya. Pelaksanaan kegiatan RTB tidak dibatasi oleh waktu. kita bisa melakukannya sebulan sekali, enam bulan sekali, atau lima kali dalam sebulan. tergantung kemampuan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, mungkin itu yang bisa saya sampaikan, untuk format semi-baku mengenai RTB, kita tunggu saja keputusannya dalam temu koordinator wilayah bulan desember nanti.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-8989302371929142395?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/8989302371929142395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/relawan-tanggap-bencana-rtb-etos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8989302371929142395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/8989302371929142395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/relawan-tanggap-bencana-rtb-etos.html' title='Relawan Tanggap Bencana (RTB) ETOS'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-652129131095105692.post-3880778072069404383</id><published>2008-12-23T12:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-09T07:20:22.667-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sipil'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='UI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Beastudi Etos'/><title type='text'>Beastudi Etos : Jembatan masa depan ku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;”Ma’ruffi, kamu diterima di Teknik Sipil UI!“, kata seorang temanku dengan nada surprise. ”Alhamdulillahirabbil’alamin...”, ucapku lirih.&lt;br /&gt;Suasana bahagia itu muncul saat hasil SPMB diumumkan. Perasaan bahagia, haru, sedih, gembira bercampur aduk, bahagia karena diterima di PTN ternama di Indonesia, sedih karena ada teman yang tidak diterima. Namun, kebahagiaan yang diberikan Allah kepadaku belum berakhir sampai di sini.&lt;br /&gt;”Ma’ruffi, kamu udah tahu belum pengumuman beasiswa etos?”, tanya temanku. ”belum”, jawabku sambil menggelengkan kepala. ”kamu itu diterima”, timpalnya. ”hah! Serius?”, sahutku. ”Beneran”, jawabnya. ”Alhamdulillahirabbil’alamin...”&lt;br /&gt;Penantian yang telah lama ditunggu terjawab sudah, aku mendapatkan beastudi Etos untuk melanjutkan studiku di Perguruan Tinggi. Bahagia bercampur haru pertama kali mendengar bahwa aku diterima menjadi anggota komunitas Panitia Orang Sukses Indonesia. Secercah harapan muncul di sela-sela kebingungan untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Inilah langkah awal ku untuk memutus rantai kemiskinan yang membelenggu keluargaku. Beastudi Etos telah memberikan kunci kepadaku, selanjutnya aku yang menjadi pemain dan aku yang akan menjadi jawara.&lt;br /&gt;Kali pertama, aku merasa tidak nyaman di Etos. Aku tipe orang yang lama untuk beradaptasi. Namun, saat ini aku telah menjadi orang yang mudah bergaul. Itu hasil dari pembinaan yang diadakan oleh Etos setiap minggunya. Kita diajarkan untuk tidak malu atau minder hanya karena status kita adalah dhuafa. Apalagi setelah mengikuti TENs (Temu Etos Nasional) 2008. Itu telah memantapkan kita bahwa dengan status kita yang dhuafa kita harus lebih bersemangat untuk meraih cita-cita bukannya justru minder.&lt;br /&gt;Perlahan tapi pasti aku mulai enjoy dengan kehidupan di Etos. Setiap pagi harus mengikuti kultum dengan tema yang berbeda tiap harinya. Setiap minggu diwajibkan mengikuti pembinaan untuk mengembangkan potensi dan softskill para Etoser. Ada pula kegiatan bersih-bersih asrama setiap bulannya tapi piket hariannya pun tetap dilaksanakan. Dan program-program lainnya yang merupakan program kerja BEE (baca : bi) Jakarta. BBE singkatan dari Badan Eksekutif Etos. Setiap tiga bulan ada Monev (Monitoring Evaluasi) yang dilakukan oleh Koordinator Etos pusat.&lt;br /&gt;Ternyata , di Etos sangat menyenangkan sekali. Banyak hikmah yang bisa diambil dari setiap kegiatan yang dilaksanakan karena setiap kegiatan dirancang khusus, ada esensinya. Berbagai pengalaman bisa didapatkan dengan mudahnya, belum tentu semua orang yang ada di dunia ini merasakan hal seperti yang dirasakan oleh para Etoser. TENs (Temu Etos Nasional) salah satunya. Kegiatan skala nasional ini sarat makna dan pengalaman. Banyak ilmu yang bisa diambil dari kegiatan ini. Pematerinya dipilih yang sebaik mungkin, tentunya pemateri profesional yang berskala nasional. Maka dari itu, biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit jumlahnya. Beratus-ratus juta dikeluarkan hanya untuk membiayai kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari ini. Namun, hal itu tidak sia-sia. Mulai dari TENs-lah akan terjalin ukhuwah yang erat sesama Etoser. Dari situ pula akan muncul orang yang berpotensial untuk mengubah keadaan bangsa ini. Generasi-generasi produktif akan senantiasa bermunculan, yang akan mengguncang seisi negeri ini dengan pemikirannya yang kritis dan jauh ke depan. Aku yakin, suatu saat nanti, tangan kamilah yang akan membawa perubahan bangsa ini menjadi lebih baik. Dari Etoslah start kami untuk mengubah keadaan bangsa ini, InsyaAllah.&lt;br /&gt;Sungguh beruntung aku mendapatkan Beastudi Etos. Bahkan mungkin lebih beruntung dibanding mereka yang mendapatkan Beasiswa Lippo, Beasiswa Sampoerna, dan lain-lain. Beastudi Etos berbeda dengan beasiswa yang lain. Di Etos kami diajarkan untuk menjadi generasi yang produktif, yang senantiasa berpandangan jauh ke depan, yang senantiasa berpikir positif, yang mandiri, yang bertanggungjawab terhadap amanah yang diembannya. Rekan-rekan Etoser yang ramah membuatku serasa berada di rumah meski sebernarnya jauh dari kampung halaman. Supervisor yang dengan sabar membimbing kami, para Etoser. Koordinator wilayah yang senantiasa memberikan semangatnya, yang rela mengorbankan waktu, jiwa maupun hartanya demi kemajuan kami, para Etoser. Sungguh besar pengorbanan mereka. Tak sampai hati aku menyia-nyiakan pengorbanan mereka. Maka dari itu, aku berjanji akan menjadi manusia produktif yang mengorbankan waktu, jiwa, harta demi kemaslahatan umat, yang senantiasa membantu sesama, yang amanah terhadap apa yang diamanahkan kepadanya, yang senantiasa berdakwah dijalan-Nya, menegakkan agama-Nya, dan istiqomah dalam menggapai ridha-Nya.&lt;br /&gt;”Allah yaa Rabbi bimbinglah kami, istiqomah di jalan ini&lt;br /&gt;Beri kekuatan tuk keras berusaha, dengan Etos berjaya....&lt;br /&gt;Kami Putra-Putri bangsa...”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/652129131095105692-3880778072069404383?l=maruffidahsyat.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/feeds/3880778072069404383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/beastudi-etos-jembatan-masa-depan-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/3880778072069404383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/652129131095105692/posts/default/3880778072069404383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maruffidahsyat.blogspot.com/2008/12/beastudi-etos-jembatan-masa-depan-ku.html' title='Beastudi Etos : Jembatan masa depan ku'/><author><name>ma'ruffi kurnia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10509290079872891262</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_z6CWQyJ9RlE/TMvy3RA2HqI/AAAAAAAAAEw/OxKzSW7XJU0/S220/100_0797.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
